Hari itu aku berangkat dari rumah jam 5 pagi, ditemani ayah yang dengan sabar mengantarku sampai kampus. Terima kasih banyak, Ayah ๐. Sepanjang perjalanan Parung–Bogor, jujur aku ngantuk banget, tapi rasa takut telat dan gak bisa absen bikin mataku terus terjaga. Tapi Alhamdulillah, sampai hari terakhir ta'aruf aku belum pernah telat ๐. Sampai di kampus, suasananya udah rame banget! Aku langsung sibuk cari teman sekelompok dan posisi kelompok aku. Awalnya sempat takut gak bisa “sok kenal sok dekat” sama teman baru, tapi ternyata semuanya asik dan ramah —malah dapat kenalan banyak, yeay! ๐Kegiatan pra-ta’aruf seru banget. Salah satu yang paling aku ingat itu waktu bikin papermob. Setelah capek-capek nyusun dan latihan, terus jalan bareng dari venue ta’aruf ke lapangan Pascasarjana. Eh, ternyata pas sampai sana, aku gak kedapetan tempat buat papermob ๐
. Padahal udah duduk dan baris rapi, tapi tiba-tiba ditarik lagi karena katanya gak ada barisan di situ. Sempat kecewa sih, tapi untungnya gak lama kemudian diatur ulang, dan akhirnya aku dapat tempat juga๐คฒ๐ป.
Sepanjang pra-ta’aruf, kegiatan padat banget dalam satu hari, tapi semuanya seru dan gak terasa capeknya.
Masuk ke hari pertama ta’aruf resmi, suasananya langsung beda. Dengan dress code hitam putih, vibes-nya benar-benar terasa kayak ospek beneran. Seharian penuh diisi materi dari pagi sampai sore. Kadang ngantuk dan bosan, tapi di balik itu semua, banyak pelajaran dan pengalaman baru yang aku dapat.
Nah, lanjut ke hari kedua, kita semua pakai batik! Aku suka banget karena suasananya lebih berwarna dan ceria. Hari kedua ini mirip sama hari pertama—masih banyak sesi materi, tapi tetap seru sih karena makin akrab sama teman-teman . Rasanya udah mulai terbiasa dengan kegiatan ta’aruf yang padat tapi menyenangkan.
Lalu tibalah hari ketiga, alias hari terakhir ta’aruf, kita pakai baju sesuai fakultas masing-masing—kalau aku sih FAI (Fakultas Agama Islam) yang identik dengan warna hijau๐. Hari terakhir ini lebih ke kegiatan ospek fakultas yang diadakan di gedung masing-masing. Acaranya seru dan berkesan, dikenalkan lebih dalam tentang fakultas, bagaimana sistem belajar di dalamnya, apa saja program studinya, dan hal-hal menarik seputar kehidupan kampus di FAI. Yang paling berkesan, di hari itu juga aku bertemu teman-teman satu prodi yang sampai sekarang jadi sahabat kesayanganku. Masya Allah, rasanya bersyukur banget bisa dipertemukan dengan orang-orang sebaik dan seceria mereka ๐.



Komentar
Posting Komentar